Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Oktober 2014

Agar Ibu Bekerja Bisa Beri ASI Eksklusif, Ruang Laktasi Saja Belum Cukup


Jakarta, Ketiadaan ruang dan waktu yang cukup untuk mempompa air susu ibu (ASI) kerap menjadi kendala ibu bekerja untuk memberikan ASI eksklusif kepada buah hatinya. Namun menurut Ikatan Konselor Menyusui Indonesia (IKMI), keberadaan ruang laktasi di tempat kerja saja tidak cukup. 

"Ada ruang laktasi di tempat kerja itu bagus sekali. Tapi dengan adanya ruang laktasi saja belum cukup. Sebab masih ada ibu yang memiliki masalah dengan pemberian ASI eksklusif pada anaknya yang mana itu bukan karena ada atau tidaknya ruang laktasi," kata Ketua Ikatan http://www.makalahtentang.com/
Konselor Menyusui Indonesia (IKMI), Fransiska Mardiananingsih, IBCLC.

Selain ruang laktasi, sambungnya, sebaiknya diberikan juga konseling menyusui untuk para ibu bekerja yang sedang menyusui. Nah, konseling ini bisa diberikan di klinik perusahaan.

"Di klinik perusahaan bisa berkonsultasi juga soal laktasi. Jadi kalau ada ibu bekerja yang ada masalah terkait pemberian ASInya bisa konsultasi dan bisa segera diselesaikan," lanjut Siska.

Perlukah pemberian waktu cuti hingga 6 bulan pada karyawati yang melahirkan agar pemberian ASI eksklusif bisa berjalan dengan baik? "Kalau cuti diperpanjang tapi ibu tidak termotivasi memberikan ASI eksklusif jadinya percuma juga," ucap Siska.

"Kalau di perusahaan cuma ada ruang laktasi saja, tidak otomatis menyelesaikan kalau ada masalah sebelum mendapatkan bantuan teknis," imbuh Siska

Hati-hati, Spons Cuci Piring Bisa Jadi Sumber Penyakit Nomor Satu di Rumah


              Memiliki dapur yang bersih memang merupakan salah satu kunci sederhana untuk menjaga kesehatan keluarga. Dapur merupakan tempat dimana berbagai hidangan dibuat untuk memenuhi gizi setiap anggota keluarga. Sehingga menjaga kebersihannya dapat meminimalisir jumlah bakteri sumber penyakit yang dapat masuk ke tubuh melalui makanan.


Namun ternyata menjaga kebersihan dapur secara fisik saja tidak cukup. makalahtentang.com

Anda tetap harus memperhatikan kebersihan alat-alat kelengkapan dapur terutama spons pencuci piring. Secara tak terduga bakteri penyebab penyakit dapat masuk ke tubuh anggota keluarga lewat benda ini.

 Spons yang telah dipakai lebih dari tiga hari dan disimpan dalam keadaan lembab atau basah adalah tempat hidup ideal bagi bakteri Escherichia Colli, Listeria dan Salmonella. Bakteri-bakteri yang dapat menyebabkan keracunan makanan, gangguan pencernaan, diare, disentri, radang usus hingga typhus. Setiap satu inci persegi spons pencuci piring dapat mengandung 134.630 bakteri-bakteri tersebut.

 Penyebaran bakteri-bakteri tersebut dapat terjadi dengan mudah ketika proses mencuci piring. Saat spons digunakan untuk mengangkat sisa makanan, kotoran dan lemak pada piring, gelas, sendok garpu atau perabot masak, secara otomatis ratusan bakteri yang hinggap juga dilepaskan kepermukaan benda-benda tersebut.

 Ada cara mudah yang dapat dilakukan untuk menghindari penyebaran bakteri penyebab penyakit lewat spons pencuci piring. Bedakan spons yang digunakan untuk mencuci piring dan perabot masak dengan spons untuk membersihkan permukaan meja dapur atau bak cuci piring.

 Spons pencuci piring harus dibersihkan dari sisa makanan atau kotoran dan dicuci setelah digunakan. Rendam spons dalam air jeruk nipis atau lemon dan cuci dengan sabun pencuci piring. Coba keringkan spons yang masih basah menggunakan microwave. Cara ini dinilai efektif menghilangkan bakteri hingga 99%.

 Untuk praktisnya Anda juga dapat menggunakan Sunlight Anti Bacterial dengan ekstrak lemon dan mint. Hanya dengan beberapa tetes Sunlight Anti Bacterial Anda dapat membersihkan lemak membandel pada piring dan perabot masak sekaligus mengurangi kemungkinan bakteri hinggap dan berkembang dalam spons cuci piring.

 Ekstrak lemon dan mint yang menjadi kandungan utama sabun pencuci piring ini memang memiliki kemampuan anti bakteri yang 100 kali lebih efektif mengurangi bakteri berbahaya yang menempel pada spons. Perabot dapur bersih, keluarga pun terlindung dari ancaman penyakit akibat bakteri.

Minggu, 05 Oktober 2014

Keseringan Menahan BAB, Ini Dampaknya

      Jakarta, Begitu merasa ingin buang air besar (BAB), ada baiknya tidak ditunda-tunda terlalu lama. Selagi tidak ada kesulitan untuk menemukan toilet, segera saja dieksekusi karena BAB yang ditahan-tahan bisa mengganggu kesehatan.

 BAB

"Ya bisa kalau terlalu sering. Bisa membuat sakit perut dan konstipasi," kata dr Meta Hanindita, praktisi kesehatan dari RSUD Dr Soetomo.
Terlalu sering menunda BAB bisa menyebabkan konsistensi tinja mengeras. Tinja yang mengeras membuat pengeluarannya tidak lancar, bahkan bisa menyumbat usus. Ada pula yang mengatakan, racun-racun dalam tinja akan terserap kembali ke dalam tubuh.
http://www.makalahtentang.com/


Beberapa orang sudah memiliki siklus yang teratur untuk BAB. Ada yang selalu BAB begitu bangun tidur, ada juga yang melakukannya secara rutin sebelum tidur. Kalau BAB bisa lancar dan bisa tuntas, seharusnya tidak perlu dilakukan terlalu sering.

"BAB dalam sehari maksimal tiga kali," kata dr Ayu Yuni Andini dari Klinik Cempaka Putih.

Terlalu sering maupun terlalu jarang BAB sama-sama harus diwaspadai. BAB yang terlalu sering bisa menandakan diare, baik disebabkan oleh infeksi atau sebab lain misalnya makan kepedasan. Sebaliknya, jarang BAB hingga berhari-hari juga bukan pertanda baik. Bisa jadi cuma konstipasi, bisa pula gejala kanker usus.

Begini Risikonya Jika Sering Menahan Kencing Terlalu Lama

    jakarta, Keinginan untuk buang air kecil terkadang diabaikan oleh sebagian orang ketika berada di kondisi tertentu yang tak memungkinkan ke toilet. Bisa jadi karena lalu lintas yang macet atau mungkin toilet yang kurang higienis. Karena alasan itulah seseorang terpaksa menahan kencing. Lantas bahayakah bagi kesehatan?


"Tentunya bahaya ya, karena kan menahan pipis kalau keseringan bisa menyebabkan infeksi saluran kemih. Kalau pada wanita, keseringan menahan kencing ini bisa bikin anyang-anyangan, sakit, dan air kencing jadi berwarna merah karena ada infeksi," tutur dr Harrina Erlianti Rahardjoo, SpU, PhD, staf Departemen Urologi FKUI/RSCM.

Kandung kemih rata-rata memiliki kapasitas menampung urine sekitar 0,4 liter dan ketika seseorang menahan buang air kecil, maka kandung kemih akan melakukan mekanisme seperti halnya melar atau meregang.


Selain itu, semakin lama menahan kencing, kandung kemih menjadi tempat bersarangnya bakteri. Bakteri inilah yang dapat menyebabkan infeksi yang dapat menyebar ke ginjal dan kemungkinan menyebabkan kerusakan yang lebih besar pada tubuh.

Namun dr Harrina menyarankan untuk tidak mengurangi minum, terlebih jika ingin bepergian jauh. Justru dengan minum dapat mengurangi infeksi dan membersihkan organ ginjal. 

"Kan sudah dianjurkan minum 8 gelas sehari. Nah, makannya kalau sebelum bepergian jangan malas untuk buang air kecil dulu supaya enggak kebelet nanti pas macet. Jangan mikir nanti aja deh," pungkasnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh dr Ayodia Soebadhi, spesialis urologi dari RSUD Dr Soetomo bahwa sebaiknya cukup minum 2-3 liter per hari dan kencing 300-500 ml per kali untuk orang sehat.

"Sebaiknya dipertahankan minum yang cukup 2-3 liter per hari, kencing 300-500 ml per kali untuk orang sehat pada umumnya. Akan tetapi angka-angka ini sangat bervariasi untuk masing-masing orang tergantung berat badan dan kondisi kesehatan," kata dr Yodi.

Yuk Perhatikan, Ukuran Rok Bisa Jadi Tanda Risko Kanker Payudara

    London, Coba perhatikan rok yang Anda kenakan. Apakah rok yang Anda pakai ukurannya selalu bertambah besar? Menurut studi terbaru yang dilakukan peneliti dari University College London, wanita yang ukuran roknya bertambah sejak usia pertengahan 20 tahun ke atas berisiko 33 persen terkena kanker.
Ya, obesitas diketahui merupakan faktor risiko kanker. Nah, melihat ukuran rok yang terus bertambah sejak usia pertengahan 20 tahun ke atas dikatakan peneliti adalah cara yang mudah untuk mengawasi penambahan berat.

Studi mengawasi lebih dari 90.000 wanita Inggris berusia 50 sampai 60 tahun. Sepanjang penelitian yang dijalankan selama tiga tahun, 1.090 wanita tersebut terkena kanker payudara.


Peneliti menemukan bertambahnya satu unit ukuran rok (misalnya dari 12 menjadi 14) setiap 10 tahun antara umur 25 sampai usia pasca menopause terjadi peningkatan risiko kanker payudara sebesar 33 persen. Pertambahan ukuran rok dua unit pada periode yang sama diasosiasikan dengan peningkatan risiko sebesar 77 persen.

Penelitian ini telah dipublikasi di jurnal BMJ Open. Pemimpin studi, Profesor Usha Menon dari Department of Women's Cancer mengatakan jika ukuran rok bisa dikonfirmasi sebagai alat prediksi kanker payudara, hal ini bisa menjadi cara mudah untuk memonitor penambahan berat badan.

Masalahnya peneliti mengatakan bahwa penelitian masih memiliki keterbatasan. Penelitian hanya mengandalkan ingatan dari para partisipan mengenai ukuran rok mereka pada usia 20-an sehingga akurasinya masih dipertanyakan.

Menanggapi penelitian tersebut, Simon Vincent dari lembaga amal Breakthrough Breast Cancer mengatakan studi telah menggarisbawahi cara simpel memonitor bobot tubuh.

"Wanita lebih mudah mengingat ukuran roknya saat mereka muda ketimbang mengingat BMI (Body Mass Index)," kata Vincent seperti dikutip dari BBC,

Waspadai Kanker, Jangan Abaikan Lekukan Payudara dan Area Dekat Ketiak

         Jakarta, Kanker payudara adalah jenis kanker paling banyak yang ditemukan pada pasien perempuan selain kanker rahim. Celakanya meski menjadi penyakit tidak menular mematikan terbanyak pada wanita, tidak semua orang tahu ciri-ciri awal penyakit. Padahal semakin cepat terdeteksi semakin besar pula kemungkinan sembuhnya. Untuk mendeteksi penyakit ini, rajinlah memeriksa payudara sendiri.
Kepala Instalasi Deteksi Dini dan Onkologi Sosial Rumah Sakit Kanker Dharmais, dr Walta Gautama, SpB(K) Onk, mengatakan angka kematian sangat tergantung dari stadium saat pertama kali kanker diobati.

"Kalau dia datang di stadium masih awal dari satu sampai dua, itu angka kesembuhannya masih diatas 80 persen. Kalau dia datang di stadium tiga,
kesembuhannya sudah kurang dari 60 persen. Jadi sangat tergantung itu," kata dr Walta ketika ditemui pada jumpa pers Jakarta Goes Pink di Downtown Bistro, Gedung Landmark, Jl Sudirman No 1, Jakarta, Kamis (2/10/2014).

dr Walta menambahkan, di Indonesia sendiri banyak pasien yang datang ke rumah sakit sudah pada stadium lanjut. Sekitar 60 persen pasien datang dengan kondisi kanker stadium tiga sampai empat.

Berkaitan dengan hal tersebut dr Walta mengatakan penting bagi seseorang untuk mengetahui deteksi kanker payudara sejak dini. Ciri dari kanker dikatakan dr Walta adalah adanya benjolan pada satu payudara yang keras, tidak rata, dan tidak disertai rasa nyeri.

"Seluruh bagian payudara harus teraba, bukan cuma ujungnya saja. Harus lengkap dari payudara bagian atas, tengah, bawah, dan samping. Seringkali miss di bawah yang pas lekukan juga pas di samping dekat ketiak," papar dr Walta memberi saran bagaimana cara memeriksa payudara sendiri.

Selain itu dr Walta juga memberi saran untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) setiap satu sampai tiga bulan sekali. SADARI dilakukan antara hari ke 7 sampai 10 hari setelah hari pertama menstruasi dengan alasan pada saat itu kepadatan payudara berkurang sehingga benjolan lebih mudah ditemukan.

"Gejalanya cuma benjolan engga ada yang lain. Makanya kenalilah payudara sendiri agar bisa langsung tahu kalau ada perubahan," tutup dr Walta.

Ini Hal-hal yang Dapat Menyebabkan Kanker Payudara

           Jakarta - Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker paling mematikan di kalangan perempuan. Meski begitu, kematian penyakit ini bisa dihindari antara lain melalui deteksi dini dan menghindari penyebabnya.
Menghindari penyebab adalah langkah paling bijak sebagai pencegahan. Memang tidak semua bisa dihindari, misalnya faktor genetik. Namun dengan mengenali dan menghindari penyebab lainnya, maka risikonya akan bisa dikurangi.

Berikut ini berbagai penyebab kanker payudara, dikutip dari berbagai sumber,
1. Terlahir sebagai perempuan


Perempuan lebih rentan terkena kanker payudara dari pada pria. Salah satu penjelasan ilmiahnya, perempuan lebih banyak menghasilkan hormon esterogen dibanding dengan pria. Faktor ini tentu tidak bisa dihindari, sebab tidak seorang pun bisa memilih untuk lahir sebagai laki-laki maupun perempuan.

2. Penuaan

Dengan bertambahnya usia seseorang, semakin tinggi potensi seseorang dapat terserang kanker payudara. Sekitar 60% kanker payudara terjadi pada usia di atas 60 tahun. Risiko terbesar ditemukan pada wanita berusia diatas 75 tahun.

3. Faktor genetik

Jika salah satu keluarga Anda terutama ibu wanita ataupun saudara wanita pernah terkena kanker payudara tidak menutup kemungkinan Anda juga dapat terserang kanker. Artinya Anda mungkin mewarisi mutasi gen yang biasa disebut BRCA1 dan BRCA2, 2 gen yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara.

4. Paparan radiasi

Jika Anda pernah menjalani terapi radiasi pada dada, tidak menutup kemungkinan resiko terkena kanker semakin besar. Apalagi jika terpapar terus menerus.

5. Obesitas

Memiliki berat badan berlebih dapat menjadi faktor meningkatnya seseorang terkena kanker payudara. Jaringan lemak  berlebih yang berada pada bawah payudara dapat menjadi faktor penyebab kanker.

6. Minuman beralkohol

Sering minum minuman keras dan alkohol dapat meningkatkan risiko untuk terkena kanker payudara. Ada baiknya untuk mengurangi, bahkan jika bisa mulai menghentikan kebiasaan mengonsumsi jenis minuman yang satu ini.

7.Terapi hormon postmenopause

Wanita yang mengkonsumsi obat terapi hormon yang menggabungkan estrogen dan progesteron untuk mengobati tanda-tanda dan gejala menopause memiliki peningkatan risiko kanker payudara lebih tinggi dibanding dengan wanita yang tidak mengkonsumsi obat-obatan. Mulailah berhenti dari sekarang.

Rabu, 21 Mei 2014

5 Cara Alami Meredakan Sakit Gigi


SakitBagi semua orang yang pernah mengalami sakit gigi pasti merasa keadaan tersebut sangatlah menyiksa. Hal tersebut tentunya juga akan mengganggu aktivitas sehari-hari. Sakit gigi biasanya disebabkan oleh adanya pembengkakan gusi atau masalah gigi lainnya.

Saat sakit gigi menyerang Anda, pasti Anda akan segera pergi ke dokter, agar Anda cepat terbebas dari rasa menyebalkan itu. Namun, sebenarnya ada beberapa cara yang dapat Anda gunakan untuk meredakan sakit gigi. Berikut ini adalah tipnya:


1.    Kompres dengan es
Saat sakit gigi menyerang, Anda dapat melakukan langkah pertama dengan mengompres gigi yang sakit dengan batu es secukupnya. Hal tersebut dipercaya dapat meredakan rasa sakit pada gigi. Selain itu rasa dinginnya akan membuat rasa ngilu dan nyeri pada gigi tak terasa lagi.
2.    Berkumur dengan air garam
Berkumur dengan air garam saat sakit gigi memang dipercaya bisa menghilangkan rasa nyeri di gigi. Garam memang bersifat disinfektan dan bisa mencegah terjadinya infeksi pada gigi yang sakit. Campurkan garam dengan air hangat, kemudian berkumur-kumurlah. Cara ini akan sangat membantu terutama ketika gigi berdarah.
3.    Pijat gusi
Percaya atau tidak, memijat gusi secara perlahan saat sakit gigi diyakini dapat membantu meredakan nyeri pada gigi. Bahkan menurut beberapa ahli, mengaku bahwa memijat gusi dapat melancarkan aliran darah. Namun, jangat memijat gusi saat gusi Anda mengalami pembengkakan.
4.    Kantung teh
Selama ini kantung teh diyakini oleh banyak orang dapat menghilangkan mata panda Anda. namun, ternyata kantung teh juga dapat meredakan rasa nyeri pada gigi Anda. Caranya mudah, Anda dapat mencelupkan kantung teh pada air hangat, kemudian letakkan pada gusi Anda yang bengkak atau berdarah.
5.    Campurkan garam dengan lemon
Campuran garam dan lemon juga dapat Anda jadikan pilihan untuk meredakan sakit gigi Anda. Caranya, Anda cukup mencampurkan garam dengan satu sendok jus lemon. Setelah itu letakkanlah pada daerah yang sakit atau Anda juga dapat berkumur dengan dicampur air hangat cukup dipercaya dapat menghilangkan rasa nyeri pada gigi Anda.

Selamat mencoba!


Kamis, 08 Mei 2014

Mengapa Cokelat Baik untuk Kesehatan Anda?

Menjelang perayaan Hari Valentine esok hari, American Chemical Society (ACS) merilis beberapa fakta kimia yang menyoroti mengapa konsumsi cokelat dalam jumlah sedang baik untuk kesehatan Anda. Organisasi ilmiah terbesar di dunia itu merilisnya dalam bentuk sebuah video Bytes

 

ize Science. Dalam video tersebut, ACS menjelaskan bagaimana sebatang cokelat bisa mengandung ratusan senyawa dan banyak khasiat yang menguntungkan.

Faktanya, cokelat bisa meningkatkan mood Anda, dan bukan hanya memiliki rasa yang lezat. Cokelat juga mengandung sejumlah bahan kimia yang menghambat kerusakan pada anandamide neurotransmitter, atau disebut “molekul kebahagiaan”, yang dapat memblokir rasa sakit dan depresi.

Cokelat juga mengandung kafein dan theobromine, stimulan yang dapat memberikan ledakan energi.
Menurut sebuah artikel dari Journal of Agricultural and Food Chemistry milik ACS, polifenol alami dalam kakao (bahan utama dalam coklat) mampu meningkatkan tingkat HDL, umumnya dikenal sebagai “kolesterol baik”.

So, tunggu apalagi? Ayo berbagi rasa cinta Anda dengan memberikan cokelat terbaik ke pasangan Anda di Hari Valentine! Jangan lupa, pastikan memilih jenis dark chocolate yang mengandung persentase cocoa powder paling tinggi untuk mendapatkan segala manfaat zat antioksidan.

Kamis, 24 April 2014

Inggris Rencanakan Setiap Sekolah Mempunyai Inhaler Asma

Inggris Rencanakan Setiap Sekolah Mempunyai Inhaler Asma


Jakarta, Inhaler merupakan salah satu bentuk pertolongan darurat bagi para pengidap asma. Biasanya mereka yang mengidap asma memang memiliki inhaler pribadi, sehingga jika tiba-tiba asma menyerang, inhaler sudah siap sedia di tangan. Namun tidak semua orang memiliki kemampuan untuk membeli inhaler.


Hal inilah yang membuat kampanye agar sekolah diperbolehkan menyimpan inhaler menguat. Sejatinnya inhaler adalah obat yang harus menggunakan resep dokter. Sehingga tidak sembarang orang dapat

memilikinya. Hal itu yang membuat tidak adanya inhaler pada daftar pertolongan gawat darurat di sekolah.

Akan tetapi harapan cerah muncul, Department of Health Inggris Raya merencanakan peraturan yang membolehkan sekolah memiliki inhaler sebagai bagian dari pertolongan pertama gawat darurat. Keputusan tersebut didapat setelah berdiskusi dengan Asthma UK, organisasi nirlaba bagi para pengidap asma.


"Kami sudah melakukan diskusi dengan Asthma UK untuk membentuk suatu panduan bagi sekolah-sekolah yang ingin menyimpan inhaler sebagai bagian dari pertolonga pertama darurat mereka," papar salah satu anggoka Departemen yang tidak disebut namanya seperti dikutip BBC dan ditulis pada Jumat (25/4/2014).


Alasan lain mengapa akhirnya peraturan ini akan diterbitkan adalah perhatian departemen terkait terhadap masalah kesehatan yang dimiliki siswa, asma adalah salah satunya.


"Sebanyak tiga per empat pasien anak yang dilarikan ke Unit Gawat Darurat karena asma sebenarnya dapat ditangani di sekolah atau rumah jika ada inhaler. Menyediakan inhaler di sekolah juga akan mengurangi jumlah anak-anak yang menjadi pasien di rumah sakit," sambungnya lagi.


Anggota partai konservatif Inggris, Margot James MP menyatakan dukungannya terhadap departemen kesehatan yang telah menyetujui penyediaan inhaler di sekolah. Ia mengatakan bahwa langkah ini harus ditindak lanjuti oleh pihak-pihak terkait seperti sekolah, Medicines and Healthcare Products Regulatory Agency, dan tentunya Department of Health.


"Menyediakan inhaler di sekolah bukan hanya akan mengurangi jumlah pasien anak-anak di rumah, namun juga dapat menghindarkan anak-anak dari kematian akibat pertolongan yang datang terlambat," pungkasnya.


(sumber:detik.com)


Sabtu, 15 Maret 2014

Nutrisi Tepat, Mata Sehat

Ghiboo.com - Mata memainkan peran yang sangat penting. Coba bayangkan bila Anda kesulitan melihat.
Untuk menjaganya, indera penglihatan Anda perlu diberikan 'bahan bakar' untuk tetap bekerja dengan baik.
Nutrisi Tepat, Mata SehatTak hanya wortel saja, mulailah dengan mengonsumsi makanan yang kaya vitamin dan nutrisi berikut ini demi mempertajam penglihatan, seperti dilansir melalui Best Health (13/11).

Telur. Kaya akan vitamin A membantu fungsi retina dan mengurangi risiko degenerasi makula dan katarak. Meskipun sering dianggap memperburuk kolesterol, telur membantu menurunkan angka minus di kacamata Anda.
Raspberi. Buah dari keluarga beri ini mengandung vitamin C yang tinggi, sehingga dapat mengurangi risiko katarak dan penyakit mata lainnya.
Kacang almond. Vitamin E dalam kacang almond membantu menunda penurunan fungsi indera penglihatan seiring penambahan usia.
Brokoli. Sayuran hijau ternyata turut menyehatkan mata lho. Penelitian menunjukkan bahwa lutein yang banyak terkandung dalam brokoli dapat melindungi mata dari risiko degenerasi makula dan mencegah katarak.
Ikan salmon. Tingginya kandungan asam lemak omega 3 dalam salmon menjadikannya makanan penyehat mata. Lemak sehat ini memainkan peranan penting bagi kesehatan retina dan menurunkan risiko degenerasi makula.
Bayam. Bayam mengandung zeaxanthin yang melindungi mata dari kerusakan akibat paparan sinar matahari dan mencegah terjadinya katarak.
Yogurt. Yogurt memiliki kandungan seng yang tinggi. Seng dikenal dapat melindungi mata dari efek berbahaya sinar matahari. Karena terbuat dari susu, yogurt juga mengandung vitamin D yang merupakan anti-inflamasi yang melindungi ketajaman penglihatan.


Lima Tip Atasi Kelelahan Mata Akibat Komputer

Penglihatan adalah indra yang paling berharga. Namun menatap layar komputer sepanjang hari bisa melukai mata Anda. Dan setiap harinya, semakin banyak dari kita berpindah dari layar komputer, ke ponsel, ke TV dan komputer tablet dan terus-terusan begitu, sehingga tidak heran beban mata semakin meningkat.


"Jika Anda memiliki masalah serius, seperti penglihatan kabur, sakit mata, atau ke

merahan di mata, maka sangat penting untuk segera menemui dokter mata Anda," ujar Steve Schallhorn, Ketua 'International Medical Advisory Board (IMAB ) dari Optical Express.

Jika mata Anda hanya lelah karena menatap layar dan Anda mengalami mata lelah karena pekerjaan sehari-hari, berikut adalah lima tip terbaik dari Steve untuk mengalahkan mata lelah:



1. Istirahat sejenak. Berilah diri Anda beberapa menit untuk istirahat, buat mata merasa nyaman, tutup mata Anda, lepas kacamata jika Anda memakainya, bersantai dan tarik napas dalam-dalam. Hanya untuk beberapa menit agar mata Anda benar-benar istirahat.


2. Ketika Anda tiba di rumah, hindari pekerjaan selama beberapa waktu. Anda telah bekerja dengan layar komputer sepanjang hari, jadi jangan langsung memeriksa email ketika sampai di rumah, atau melihat ponsel Anda atau bahkan membaca, selama sekitar satu jam.


3. Mengubah pencahayaan. Yang terbaik adalah cahaya lembut yang tidak terlalu terang atau terlalu intens, tetapi masih menyinari dengan pas. Cobalah redupkan cahaya, atau menyalakan lampu kecil, bukan lampu utama. Rasakan bagaimana reaksi mata Anda sesudahnya — jangan sampai merusak mata akibat cahaya yang terlalu sedikit atau terlalu banyak.


4. Berkedip. Kita sedikit berkedip ketika kita sedang melakukan pekerjaan yang intens dan akibatnya, kita jarang sadar bahwa mata kering. Istirahat sejenak akan sangat membantu, begitu juga berkedip, selaraskan mata Anda dan rasakan bagaimana mereka terasa sesudahnya. Jika mata terasa kering, tutuplah mata atau jika masih tidak cukup, gunakan tetes mata.


5. Pijat
. Ketika kita bekerja di depan layar komputer otot dahi kita akan menjadi sangat tegang dan cobalah luangkan beberapa menit memijat kepala, alis dan leher. Jika ada orang yang bisa memijat Anda, itu akan sangat membantu meringankan tekanan.



Pada siang hari Steve menyarankan pengguna kacamata memiliki resep yang tepat dan kacamata yang pas untuk mencegah kelelahan mata.


Dan bahkan jika Anda tidak perlu kacamata, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan untuk mencegah mata Anda terlalu lelah. Salah satunya adalah untuk mengatur posisi layar Anda dengan nyaman, sehingga layar Anda berada dengan posisi sepertiga di bawah mata, dengan Anda melihat ke bawah sedikit. Sesuaikan tingkat kecerahan layar Anda. 


Layar harus cukup terang untuk membaca dengan nyaman tetapi tidak lebih terang dari sekitarnya, layar yang terlalu kontras berarti retina Anda harus bekerja keras untuk mengimbanginya.


Disarankan memeriksa mata setiap tiga tahun walaupun Anda tidak memiliki masalah, karena beberapa penyakit, seperti glaukoma, yang dapat menyebabkan kebutaan, tidak memiliki gejala.


Cara Sehat Bekerja dengan Komputer

Bekerja di depan komputerDuduk berlama-lama di depan komputer menjadi kegiatan sehari-hari bagi para pekerja kantoran ataupun mahasiswa. Berdalih tuntutan pekerjaan dan tugas kuliah, mereka rela berjam-jam berhadapan dengan benda tersebut. 


Menurut Ahli Kesehatan dan Keselamatan Kerja, DR. dr Zulkifli Djunaidi, MECH, M. AppSc, berkutat dengan laptoppersonal computer (PC), termasuk gadget, memang sudah menjadi gaya hidup orang zaman sekarang. Akan tetapi, jika beke

rja terlalu lama di depan perangkat elektronik tersebut, katanya, berdampak buruk bagi kesehatan. Utamanya, berasal dari radiasi komputer atau laptop yang bisa membuat mata kering. 

"Jangankan komputer, kalau kita terlalu lama main hand phone juga akan berisiko bagi kesehatan," ujar Zulkifli saat diwawancarai  untuk Yahoo Indonesia.


Lebih lanjut, pria yang juga aktif mengajar di Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia ini menjelaskan, selain radiasi ada faktor lain yang juga dapat berpengaruh bagi kesehatan seseorang saat menggunakan perangkat elektronik. Yakni, ergonomik atau penyesuaian antara peralatan kerja dengan ukuran tubuh.


"Jika komputer atau laptop disimpan lebih tinggi dari badan, maka akan ada regangan otot hingga otot menjadi terasa kaku," terangnya.


Bagian-bagian otot yang kaku, lanjut dia, akan terasa pada bagian leher, otot bahu, pergelangan lengan atas dan bawah, serta kekakuan pada jari-jari tangan. "Ergonomik ini memang menyerang bagian otot-otot besar atau kecil," ungkapnya.


Selain itu, sambung dia, untuk para pekerja yang aktif merokok juga memiliki risiko terhadap penyakit jantung dan paru-paru. Hal ini dikarenakan, para perokok ini bekerja secara statis (diam) di tempat tanpa adanya gerakan-gerakan yang dapat meregangkan otot. 


Sedangkan untuk jarak mata ke layar monitor, jelasnya, idealnya 40-60 cm dengan tinggi monitor 20-30 derajat di bawah mata. Luas meja kerja juga harus diatur, baiknya memiliki lebar 90 cm, panjang 150 cm dan pijakan kaki 25 cm. 


"Sedangkan untuk ukuran kursi sebaiknya memiliki tinggi 40–50 cm, luas tempat duduk 30x40 cm dan penunjang kaki 30 x 35 cm2," papar dia.


Lebih lanjut dia mengatakan, setiap orang yang bekerja dengan komputer, perlu mengatur waktu istirahat dan menyempatkan relaksasi di tempat kerja. Tujuannya, untuk mengurangi  kekakuan otot dan pulihnya aliran darah yang terganggu ketika bekerja dengan komputer.


Untuk itu, Zulkifli menyarankan, bagi orang yang bekerja aktif di depan PC/laptop perlu beristirahat selama 5 menit setelah bekerja 30 menit di depan komputer. Namun, jika sudah lebih dari 2 jam bekerja di depan PC/laptop maka luangkan waktu 10-15 menit untuk melakukan regangan otot agar mata lebih relaks.  


"Kita harus merelaksasikan mata, karena mata juga butuh istirahat," tukas dia.


Copyright © 2015 tentangmakalah.com. All Rights Reserved. mmmusics.com - Lirik Lagu - Terjemahan Lagu - mmmusics.com - Terjemahan Lirik Lagu